SUARA INDONESIA
Banner

Cara Pengusaha Salon Asal Malang Bertahan dari Kejamnya Covid-19

MALANG - Pandemi Covid-19 belum juga berakhir. Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga Jilid II di Kota Malang semakin mencekik sebagian para pelaku usaha.

Banyak pengusaha merugi dan memilih untuk menutup usahanya. Namun tidak untuk seorang Anik Lutfiyah, Owner Salon Creative Hair and Make Up FIFI.

Salon yang terletak di Jalan Bendungan Sigura-gura nomor 32 A itu mampu bertahan di tengah ganasnya Covid-19.

Anik sudah menekuni usaha di bidang jasa kecantikan dan usaha kreatif tersebut sejak 18 tahun yang lalu. Di situasi pandemi seperti ini, ia masih tetap optimis dan tetap bersyukur.

“Alhamdulillah masih cukup ramai yang datang kesalon. Yah yang datang kebanyakan mereka yang sudah jadi pelanggan saya selama bertahun-tahun," ujar Anik Lutfiyah kepada suaraindonesia.co.id, Minggu (07/02/2021).

Pada masa Covid-19 seperti ini, tidak mudah bagi Anik untuk menjalankan pekerjaannya. Sebab, perlu ekstra hati-hati karena usaha yang digelutinya memiliki keharusan untuk bersentuhan langsung dengan pelanggan.

"Adanya Covid-19 ini sangat membuat pengusaha seperti saya ini harus berhati-hati dalam hal kebersihan dan selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) agar mendapatkan kepercayaan dari pelanggan untuk bisa kembali lagi kesalon ini," ujar Anik.

Selain kebersihan dan penerapan prokes, Anik juga membagikan tips agar mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19. Baginya, keramahan dan mudah senyum adalah kunci usahanya bisa bertahan hingga sampai saat ini.

"Yang datang bermacam kalangan, dari orang biasa sampai pejabat-pejabat, tidak saya bedakan. Buat nyaman pelanggan itu penting, dengan ramah, ngajak ngobrol mereka, sampai kadang ada yang ngajak kerja sama juga dengan salon saya, karena saking seringnya kesini,” kata Anik Lutfiyah.

Apa Reaksi Anda?