SUARA INDONESIA
Banner

Berkat Kelas Merias Ainayyah Humairah, Banyak Peserta Banjir Job

MALANG - Prihatin banyaknya pelaku usaha khususnya jasa rias alias make up artist (MUA), yang tiarap akibat pandemi Covid-19, Ainayyah Humairah pengusaha MUA rutin mengadakan workshop merias. 

"Alhamdulillah banyak peserta menguraikan dalam testimoni merasa terharu dan terbantu dengan adanya kelas merias yang saya adakan. Menariknya setelah ikut kelas merias mereka dapat banyak job," tandas Ainayyah Humairah, Jumat (30/10/2020).

Seperti diketahui, pandemi tak sekedar menghancurkan sendi-sendi kehidupan, namun juga mematikan spirit dan semangat hidup banyak orang. 

Hal ini tak ayal, menjadikan sebagian orang merasa menemui jalan buntu dan keputusasaan menjalani hidup dan usaha. 

Reguler dan Privat

Ainayyah mengadakan dua kelas merias untuk reguler dan privat. Ainayyah mengungkapkan ada sebanyak 14 peserta kelas reguler dan 8 peserta kelas private. 

Peserta berasal dari Madura, Blitar, Turen, Pakis, Sumbermanjing Wetan, Dampit, dan Tirtoyudo.

"Rata-rata mereka ikut pelatihan karena ingin belajar bersama memperdalam ilmu tentang riasan," papar Ainayyah.

Ajarkan Beragam Materi

Ainayyah menjelaskan, dalam kelas merias terebut diajarkan beragam materi. 

Beragam materi yang diajarkan meliputi, tata cara pemakaian kebaya, tata cara pemakaian hijab pengantin, tata cara sanggul, hairdo, tata cara memakai jarik manten, dan tata cara temu manten. 

Ainayyah mengungkapkan, ada sejumlah perbedaan dalam kelas reguler dan privat. 

"Kalau private belajar secara pribadi dan terperinci kalau reguler belajar berkelompok. Untuk tarif, tentu beda, lebih mahal private class," imbuh Ainayyah. 

Output Nyata

Ainayyah menguraikan, peserta setelah ikut pelatihan, usaha MUA semakin maju.

"Alhamdulillah, dari anak didik saya yang sudah selesai class riasnya mereka sudah dapat job bahkan jobnya sebulan bisa 8 job wedding. Dari seluruh peserta class 8 yang sudah selesai dan 7 peserta itu dapat job semuanya sudah pernah mengerjakan acara wedding. Sekarangpun dari beberapa mereka, sudah bisa buka kelas private rias pengantin sendiri," papar Ainayyah.

Kelas Privat Lebih Besar

Terkait rencana nanti atau berikutnya, maka Ainayyah mengaku akan membuka kelas privat lebih besar. 

"Insha Allah nanti saya ingin membuka kelas private dengan lebih besar lagi, karena peminatnya yang banyak. Kadang saya bagi jadi 2 kelas karena kapasitas tempat yang terbatas. Saya ingin membangun tempat khusus sekolah rias dan mendidik semua anak-anak muda ataupun ibu rumah tangga untuk mau belajar menggali semua potensi yang dimilikinya," ujar Ainayyah.

Dapat Fasilitas

Untuk fasilitas, maka Ainayyah menjelaskan, peserta memperoleh berbagai fasilitas.

"Fasilitas yang didapat peserta berupa make up, alat-alat temu manten, perlengkapan kebaya dan konsumsi selalu saya siapkan kepada peserta. Untuk kelas reguler alat make up bawa sendiri-sendiri tapi untuk kelas private make up semuanya dari sanggar rias saya," urai Ainayyah. 

Asal Model Riasan

Ainayyah mengungkapkan untuk model yang dirias beragam, ada yang bawa sendiri, dan dirinya juga menyediakan.

"Model berasal dari area Malang. Ada yang memakai yang saya sediakan. Ada yang sudah bawa model sendiri," tukas Ainayyah.

Gas Poll

Meskipun ada pihak yang kurang berkenan karena usahanya maju, Ainayyah bertekad terus menjalankan usaha pelatihan MUA.

"Saya ingin memberikan motivasi dan semangat belajar. Walaupun ada yang pro kontra dengan private saya karena murah dan terjangkau. Itu tidak menjadi beban untuk saya," bebernya.

"Disinilah keberkahan buat saya, karena saya sudah bisa memberikan banyak ilmu yang bermanfaat bagi semua teman. Sudah bisa mewujudkan harapan dan mimpi semua orang yang punya keinginan untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik lagi dan tentunya dengan adanya kelas private saya bisa membantu mengurangi pengangguran di Indonesia," tutup Ainayyah. (Had)

Apa Reaksi Anda?