SUARA INDONESIA
Banner

Pasca Polemik, Ketua KNPI Haris Pertama Tunjuk Gandung Rafiul Jadi Sekjend Baru

JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) melakukan restrukturasi kepengurasan.

Hal itu dilakukan paska dinamika yang terjadi antara Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, dengan Sekretaris Jenderal Jackson Kumaat. Sebagaimana diketahui, Jackson Kumaat saat ini sudah dipecat pada rapat pleno yang dilakukan DPP KNPI. 

Paska pemecatan Jackson Kumaat, Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama sebagai mandataris kongres, akhirnya menunjuk Gandung Rafiul Nurul Huda yang sebelumnya merupakan Ketua Harian DPP KNPI, untuk menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP KNPI.

Selain Gandung, Haris juga menunjuk M. Samsul Rizal sebagai Ketua Harian, Amin Ngabalin sebagai Wakil Ketua Umum Utama dan Ilham Rasul sebagai Ketua OKK.

Gandung Rafiul Nurul Huda sendiri menyatakan siap melaksanaan amanah yang sudah diberikan kepadanya sebagai Sekretaris Jenderal DPP KNPI.

"Kita tegaskan kembali posisi KNPI sebagai wadah berhimpun untuk membangun politik kebangsaan untuk kemajuan bangsa dan negara," tegas Gandung dalam rilis yang diterima suaraindonesia.co.id, Jumat (12/03/2021).

Gandung menguraikan, dalam menyongsong DPP KNPI kedepannya akan berfokus pada lima hal utama.

Pertama, DPP KNPI telah melaksanakan mekanisme organisasi, Rapat Pleno dan merumuskan berbagai keputusan strategis yang mengikat dan konstitusional.

Pasca Pleno di Hotel Grand Sahid, Mandataris Pleno DPP KNPI telah dilakukan resuffle kepengurusan yang dilakukan secara demokratis, konstitusional dan mempertimbangkan aspirasi pengurus.

“Kedua, DPP KNPI menjaga konsistensi sikap berorganisasi yaitu tegak lurus pada aturan, membangun budaya politik kebangsaan kaum muda yang berintegritas, memperkuat nilai-nilai ideologis dan menjaga idealisme gerakan sebagai aset utama perjuangan KNPI,” katanya.

Pada poin ketiga, Gandung menjabarkan, DPP KNPI sebagai "rumah besar" organisasi pemuda Indonesia akan menggalang persatuan dan agenda kongres berdasarkan aturan yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan etika berorganisasi.

“Poin selanjutnya, Polemik KNPI dinyatakan sudah selesai dan DPP KNPI siap meningkatkan sinergi dengan pemerintah untuk bersama-sama memajukan bangsa dan negara,” lanjut Gandung yang juga merupakan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) itu.

Gandung menekankan, pada poin terakhir, komposisi baru DPP KNPI di bawah Ketua Umum Haris Pertama sudah benar-benar mencerminkan wajah Indonesia yang plural, demokratis dan terdiri dari kader-kader muda bangsa Indonesia yang mempunyai kapasitas keorganisasian dan militansi perjuangan.

“Maka mari kedepannya kita jaga marwah KNPI sebagai rumah besar organisasi kepemudaan di Indonesia,” tutupnya.

Apa Reaksi Anda?